Menyepuh Asa Mekanik Difabel Tamiang

Menyepuh Asa Mekanik Difabel Tamiang

Aceh – Kondisi panas terik dan udara kering seketika menerpa kulit saat pintu mobil pabrikan Suzuki yang kami tumpangi dibuka dan tiba di Kawasan Aceh Tamiang. Butuh sekitar 2,5 jam perjalanan darat dari Medan via Tax on Location (TOL) Tanjung Pura, Tim Redaksi Analisadaily bertandang ke Rumah Kreatif Tamiang, binaan PT. Pertamina EP Rantau Field Zona 1 Regional Sumatera.

Seorang teman dari redaksi lalu melanjutkan percakapan telepon selular. Sejurus kemudian hanya terdengar kalimat “Bang, kami sudah sampai ya, pas di depan kafe kami parkir mobil Ertiga warna hitam, diakhiri kata OK,” kata teman tersebut mengakhiri teleponnya.

Tak lama, terlihat seorang pria paruh baya menggunakan tongkat kayu modifikasi tergopoh menyambut kedatangan kami. Meski terlihat ringkih, namun senyumnya begitu ramah. Belakangan, setelah berkenalan diketahui pria tersebut bernama Jumono (44). Sudah lebih dari separuh hidupnya Jumono menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan karena peristiwa kecelakaan kerja. Sekitar 20 tahun silam, ia tertimpa batang pohon diameter besar. Saat itu ia menjadi buruh angkut pembalak liar, hingga akhirnya memaksa Jumono harus kehilangan kaki kanannya.

Berjarak sekitar tiga meter dari posisi duduk Jumono, sudah menanti untuk disalami Mariono (40). Ia lebih akrab disapa Nonok, dan tepat disebelahnya Nasib (48). Mereka ketiganya adalah mekanik difabel dari Rumah Kreatif Aceh Tamiang. Berbeda dengan Jumono yang “cacat” akibat kecelakaan kerja, Nonok dan Nasib mengalami gangguan di kaki nya karena terinfeksi virus polio saat masih kecil dulu. Meski utuh, hingga kini kakinya lemah tidak mampu menopang tubuh mereka, sehingga harus dibantu menggunakan alat bantu tongkat.

“Kenalkan bang, ini rekan saya sesama mekanik di sini, itu Bang Nasib, dan itu Mariono. Kami bertiga yang mengelola bengkel ini, dan bengkel inilah yang sekarang menjadi tumpuan hidup kami. Dulu saya mikirnya sehabis kecelakaan kerja, saya sudah tidak punya semangat hidup. Mau kerja dimana pun rasanya sudah tidak mungkin, namun semua berubah semenjak kami bertemu dengan orang-orang dari PT. Pertamina,” kata Jumono.

Dengan segala keterbatasan yang ada pada diri mereka, ketiganya tetap terampil menggunakan tangan dan pembekalan ilmu montir yang digelar PT Pertamina EP Rantau Field Zona 1 Regional Sumatera pada 2021 lalu.

Jumono, hari itu sedang membongkar mesin sepeda motor bebek “jialing”. Motor “Homage” nya Honda Supra Fit tahun keluaran 2004. Motor itu dikeluhkan pemiliknya sudah mengeluarkan asap mengepul dan sudah tidak memiliki torsi untuk dibawa berjalan. Dengan cekatan kemudian Jumono membongkar bagian mesin dan piston motor untuk dilakukan oversize.

Sementara itu, Mariono yang sudah dari pagi bersiaga di bengkel kemudian menerima titipan sepeda motor metik Yamaha Mio rakitan 2007, yang kemudian diketahui harus dibongkar bagian CVT nya karena terendam air. Berbeda dengan dua rekannya, Nasib mendapatkan motor yang sehat, dirinya hanya dititipkan motor bebek metik Honda Beat keluaran terbaru, yang hanya perlu diganti pelumas mesin.

“Di antara mereka semua, saya yang kerja paling enak hari ini, saya hanya mengganti oli pelumas mesin Honda Beat ini, dan mungkin mengecek saringan hawa, dan perawatan berkala saja, mungkin orang normal bisa melakukannya 45 menit, saya bisa di 60 hingga 70 menit, dan sementara itu seperti Nonok dia harus bongkar bagian mesin dan CVT karena keluhannya mesin tidak hidup karena terendam air, ” kata Nasib.

Comrel and CID Officer Zona 1 PT Pertamina, Nurseno Dwi Putranto mengatakan bahwa Jumono, Mariono dan Nasib adalah difabel pertama yang mendapat bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina EP Rantau. Di awal-awal pelatihan, Pertamina memberikan pelatihan kepada puluhan disabilitas. Dari pelatihan itu akhirnya dilahirkan Bengkel dan Doorsmeer Disabilitas. Selain pelatihan, PT Pertamina EP Rantau juga memberikan bantuan infrastruktur berupa kios bengkel dan bantuan modal berupa alat-alat bengkel dan sparepart lainnya. Saat ini, bengkel ini sudah masuk pendampingan tahun keempat yang dilakukan PT Pertamina.

Nurseno juga menjelaskan bahwa, Bengkel dan Doorsmeer Disabilitas ini bagian dari Program Rumah Kreatif Tamiang yang berada di di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Bantuan terhadap para difabel ini diberikan PT Pertamina EP Rantau karena berdasarkan hasil penelitian mereka, angka difabel di Aceh Tamiang tertinggi kedua di Provinsi Aceh. Dari situlah Pertamina akhirnya memfokuskan memberikan bantuan kepada para difabel lewat Rumah Kreatif Aceh Tamiang.

Selain Bengkel, setahun berikutnya yakni di 2022 lahir Inklusi Coffee yang juga merupakan bagian dari Program Rumah Kreatif Aceh Tamiang. Dan sampai dengan sekarang, sudah semakin banyak difabel di Aceh Tamiang yang disentuh Pertamina. Sedikitnya sudah ada 30 difabel dari seluruh kelompok binaan CSR dan ada juga 150 siswa/siswi dari SLBN Pembina Aceh Tamiang yang juga turut diberdayakan. Dalam pengembangan program Rumah Kreatif Aceh Tamiang ini juga Pertamina bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tamiang. Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang berperan sebagai institusi yang menaungi masyarakat penyandang disabilitas Kabupaten Aceh Tamiang.

Tahun depan merupakan tahun terakhir Pertamina untuk mendampingi Bengkel dan Doorsmeer Disabilitas tersebut. Saat ini sebenarnya bengkel ini juga sudah mandiri. Para difabel yang bekerja di sini sudah bisa mendapatkan penghasilan dari pengelolaan bengkel tersebut. Upah yang mereka dapat juga lebih dari cukup. Dari bengkel ini, Jumono, Nasib dan Mariono bisa menghidupi keluarganya dan membuat Pendidikan anak-anaknya menjadi lebih baik. Dari sini pula, mereka tidak menjadi kaum yang peminta-minta dan tidak menjadi kaum yang dikasihani. Satu hal sekarang yang diinginkan Jumono, Nasib dan Mariono. Mereka bisa berdaya dan mandiri dengan membuka bengkel sendiri.

Setelah seharian berkutat dengan peralatan bengkel, Jumono, Nasib dan Mariono bergegas membersihkan tangan dan tubuhnya dari kotoron oli yang menempel. Baju mekanik yang mereka pakai sejak pagi dilepas dan diganti dengan kemeja dan celana yang rapi. Mereka bersiap untuk pulang ke rumah bertemu kembali dengan anak istri mereka. Dalam setiap jejakan langkah yang tak lagi presisi, ada asa masa lalu yang kini semakin disepuh oleh tangan-tangan kecil Pertamina. Asa untuk menjadi difabel yang berdaya, mandiri, dan tangguh.

https://takingnotespodcast.com/

Harga Pangan Kamis 9 Januari 2025: Cabai Rawit Merah Tembus Rp71.700/Kg

Harga Pangan Kamis 9 Januari 2025: Cabai Rawit Merah Tembus Rp71.700/Kg

Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga pangan secara umum turun, namun cabai rawit merah tembus di harga Rp71.700 per kilogram (kg) di Kamis (9/1) pagi.

Dilansir dari Antara, berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas, pukul 09.06 WIB, secara umum harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional, beras premium turun 0,32 persen atau Rp50 menjadi Rp15.460 per kg.

Lalu beras medium juga turun 1,62 persen atau Rp220 menjadi Rp13.380 per kg; sedangkan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog naik 0,32 persen atau Rp40 menjadi Rp12.530 per kg.

Selanjutnya komoditas bawang merah terpantau turun 5,27 persen atau Rp2.150 menjadi Rp38.670 per kg; begitu pun bawang putih bonggol turun 3,02 persen atau Rp1.300 menjadi Rp41.690 per kg.

Kemudian, harga komoditas cabai merah keriting juga turun 6,77 persen atau Rp3.500 menjadi Rp48.170 per kg; lalu cabai rawit merah juga turun 2,59 persen atau Rp1.910 menjadi Rp71.700 per kg.

Harga daging sapi murni turun 0,73 persen atau Rp990 menjadi Rp134.630 per kg; lalu daging ayam ras juga turun 0,79 persen atau Rp300 menjadi Rp37.590 per kg; sedangkan telur ayam ras naik 2,48 persen atau Rp760 menjadi Rp31.390 per kg.

Komoditas kedelai biji kering (impor) terpantau naik 1,36 persen atau Rp140 menjadi Rp10.470 per kg; sedangkan gula konsumsi turun 0,11 persen atau Rp20 menjadi Rp18.030 per kg.

Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,05 persen atau Rp10 menjadi Rp18.330 per kg; lalu minyak goreng curah juga turun 4,47 persen atau Rp780 menjadi Rp16.670 per kg.

Komoditas tepung terigu curah turun 2,52 persen atau Rp250 menjadi Rp9.660 per kg; begitu pula terigu non curah juga turun 3,56 persen atau Rp460 menjadi Rp12.460 per kg.

Harga jagung di tingkat peternak naik 4,65 persen atau Rp290 menjadi Rp6.530 per kg; sedangkan harga garam halus beryodium turun 2,46 persen atau Rp280 menjadi Rp11.100 per kg.

Untuk harga ikan kembung terpantau naik 3,01 persen atau Rp1.160 menjadi Rp39.760 per kg; lalu ikan tongkol juga naik 3,14 persen atau Rp1.010 menjadi Rp33.220 per kg; sedangkan ikan bandeng turun 4,04 persen atau Rp1.350 menjadi Rp32.080 per kg.

https://gicomusic.com/

UNICEF: Ada Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza

UNICEF: Ada Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza

Hamilton – Seorang pejabat Dana Anak-anak PBB (UNICEF) pada Selasa (31/12) menyatakan terdapat 7 bayi yang meninggal akibat cuaca dingin di Jalur Gaza pada akhir Desember.

“Tragis dan tidak dapat diterima bahwa sejak 23 Desember, tujuh bayi baru lahir dan bayi dilaporkan meninggal akibat cuaca dingin dan kurangnya tempat perlindungan yang memadai di Gaza,” ujar Ricardo Pires, manager komunikasi UNICEF kepada Anadolu, seperti dilansir dari Antara,

Selain itu, Pires menambahkan, kematian yang sebenarnya bisa dicegah itu menunjukkan buruknya keadaan dan keputusasaan yang dihadapi keluarga dan anak-anak di seluruh wilayah Jalur Gaza selama lebih dari 14 bulan.

“Cedera akibat dingin, seperti radang dingin dan hipotermia, menimbulkan risiko serius bagi anak-anak kecil di tenda dan tempat penampungan sementara lainnya yang tidak dilengkapi dengan peralatan memadai untuk menghadapi cuaca dingin. Bagi bayi baru lahir, balita, dan anak-anak yang rentan secara medis, bahayanya bahkan lebih serius,” kata Pires.

Pires memperingatkan akan bertambahnya jumlah kematian seiring suhu yang terus menurun.

“Dengan suhu yang diperkirakan akan terus turun, sangat disayangkan bahwa akan ada lebih banyak anak yang kehilangan nyawa akibat kondisi tidak manusiawi yang mereka alami, yang tidak memberikan perlindungan dari hawa dingin,” katanya.

Selain bahaya langsung dari cuaca dingin, Pires mencatat bahwa keluarga di Gaza menghadapi krisis kemanusiaan yang lebih besar, termasuk tempat berlindung, gizi, dan perawatan kesehatan yang tidak memadai.

Pires menekankan komitmen UNICEF untuk “terus bekerja tanpa kenal lelah, membagikan pakaian musim dingin, selimut, dan dan perlengkapan darurat untuk anak-anak,” meskipun banyak tantangan.

“Namun sayangya, kemampuan lembaga kemanusiaan untuk memberikan bantuan penyelamatan nyawa dalam skala yang dibutuhkan masih sangat terbatas,” imbuhnya.

Militer Israel terus melancarkan serangan brutal di Gaza yang telah menewaskan hampir 45.500 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Tel Aviv telah memberlakukan blokade ketat di Gaza, meninggalkan 2,3 juta penduduk wilayah tersebut di ambang kelaparan.

Bulan lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk PM Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

https://disneygraphy.com/

Berencana Hentikan Bantuan di Gaza, Warga Palestina: Dunia Meninggalkan Kami

Berencana Hentikan Bantuan di Gaza, Warga Palestina: Dunia Meninggalkan Kami

Istanbul – Badan Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyatakan berencana menghentikan aktivitas bantuannya akibat undang-undang parlemen Israel yang membatasi kerja mereka.

Dilansir dari Antara, Sabtu (4/1), Parlemen Israel (Knesset) pada Oktober menyetujui dua rancangan undang-undang yang bertujuan melarang kegiatan UNRWA di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Undang-undang tersebut diperkirakan mulai berlaku bulan ini. Para legislator Israel berpendapat operasi bantuan UNRWA diduga menjadi kedok bagi aktivitas Hamas, klaim yang telah berulang kali dibantah oleh badan itu.

Pejabat PBB memperingatkan dampak potensial dari tindakan Israel, menurut laporan The New York Times mengutip pernyataan pejabat PBB.

Mereka menekankan bahwa tidak ada organisasi lain yang dapat menggantikan layanan menyeluruh UNRWA, yang mencakup penyediaan makanan, air, obat-obatan, pendidikan, dan tempat tinggal bagi jutaan warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Penghentian aktivitas kemanusiaan UNRWA dapat memperburuk kondisi yang sudah sangat memprihatinkan di kedua wilayah tersebut.

“Dampaknya akan sangat besar pada situasi yang sudah sangat katastrofik,” kata mantan koordinator kemanusiaan PBB, Jamie McGoldrick.

“Jika memang itu tujuan Israel, menghilangkan kemampuan kami untuk menyelamatkan nyawa, Anda harus mempertanyakan apa yang menjadi pemikiran dan tujuan akhir mereka,” tambahnya.

Sami Abu Darweesh, seorang warga Palestina berusia 30 tahun yang tinggal di kamp pengungsi yang dikelola UNRWA di Gaza, mengungkapkan kekhawatirannya atas kemungkinan penutupan badan tersebut.

“Dunia telah meninggalkan kami. Kami tidak memiliki apa pun selain bantuan dari UNRWA untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Ancaman atas peran vital UNRWA

Sejak dimulainya operasi militer Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, otoritas Israel telah meningkatkan kampanye melawan UNRWA.

Israel menuduh 14 dari 12.000 karyawan badan tersebut di Gaza terlibat dalam serangan pada 7 Oktober, menyebut UNRWA sebagai platform bagi Hamas dan menyerukan penutupannya.

UNRWA, yang didirikan pada 1949, menyediakan layanan kesehatan, pendidikan, dan sosial bagi pengungsi Palestina di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur, Lebanon, Yordania, dan Gaza.

Badan itu mempekerjakan 30.000 pekerja, mayoritas di antaranya adalah warga Palestina.

Undang-undang yang disahkan oleh Knesset pada 29 Oktober secara resmi bertujuan mengakhiri operasi UNRWA di wilayah yang diduduki Israel.

Langkah itu menuai kritik tajam dari berbagai negara, dengan AS pada 30 Oktober mendesak Israel untuk mempertimbangkan kembali penerapan undang-undang tersebut.

Kampanye militer di Gaza telah membawa konsekuensi yang menghancurkan bagi staf UNRWA.

Laporan menunjukkan bahwa 258 personel telah tewas akibat serangan pasukan Israel sejak serbuan dimulai. Namun, UNRWA terus menyediakan bantuan penting di tengah tantangan yang semakin meningkat.

Hingga saat ini, belum jelas bagaimana Israel berencana menegakkan larangan operasi UNRWA atau apakah badan tersebut akan mampu melanjutkan kerja kemanusiaannya di Gaza dan Tepi Barat.

https://crazyforliberty.com/

Tak Ada Negara yang Bisa Cabut Mandat PBB dari UNRWA

Tak Ada Negara yang Bisa Cabut Mandat PBB dari UNRWA

Moskow – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperoleh mandat dari Majelis Umum PBB sehingga tak ada negara, termasuk Israel, yang bisa mencabutnya.

“Jelas sekali, ada dukungan besar di Majelis Umum yang membela UNRWA, karena mandatnya berasal dari Majelis Umum,” ujar Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour kepada RIA Novosti.

Dilansir dari Antara, Rabu (8/1), Mansour mengatakan seharusnya UNRWA juga mendapat mandat di Jalur Gaza sampai masalah pengungsi di wilayah kantong Palestina itu selesai.

Pada akhir Oktober 2024, parlemen Israel (Knesset) mengesahkan undang-undang yang melarang aktivitas UNRWA di Israel dan wilayah-wilayah yang didudukinya. Israel menuduh sejumlah staf UNRWA terlibat dalam serangan Hamas pada Oktober 2023.

Namun, Israel belum bisa memberikan bukti apa pun atas tuduhan tersebut, menurut laporan PBB.

Pada Desember, Majelis Umum PBB mengadopsi sebuah resolusi yang menegaskan kembali “dukungan penuh” organisasi dunia itu terhadap UNRWA. Resolusi itu juga “menyesalkan” undang-undang yang disahkan oleh Knesset.

Sebanyak 159 negara anggota mendukung resolusi itu, 11 abstain, dan sembilan lainnya menolak, termasuk Israel dan Amerika Serikat.

https://eleanor-lyons.com/

Pemerintaah Diminta Dukung Moda Angkutan Roda Tiga Beraplikasi

Pemerintaah Diminta Dukung Moda Angkutan Roda Tiga Beraplikasi

Pemerintah khususnya pihak Dirlantas Kepolisian Daerah Sumatera Utara serta pihak terkait lainnya diminta dapat mendukung beroperasinya moda angkutan baru beroda tiga di Kota Medan khususnya, disebut Maxride jenis Bajaj dengan memanfaatkan aplikasi guna memudahkan masyarakat mendapatkan layanan.

“Sesungguhnya ini merupakan salah satu jawaban kebutuhan angkutan masyarakat yang aman, nyaman juga terjangkau,” kata Kepala Cabang PT. Max Auto Indonesia, Jun Franco Purba di Medan

“Juga sebagai alternatif pekerjaan kepada ribuan mantan pengemudi becak bermotor (pebetor) yang sekarang terpaksa kehilangan mata pencariannya pasca dilarang beroperasinya moda angkutan roda tiga yang sempat menjadi ciri khas di Kota Medan tersebut,” ungkap Jun Purba didampingi Frans Tumpu Simbolon SE, Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) Angkutan Sewa Khusus (ASK) Medan, Binjai, Deliserdang dan Karo (Mebidangro) DPD Organda Sumut.

Disebutkannya, berdasarkan pengamatan di lapangan keberadaan Bajaj Maxride ini sejak mulai beroperasi medio Desember 2024 lalu, ternyata mendapat sambutan sangat menggembirakan yang dibuktikan dengan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan transportasi baru ini dengan menanfaatkan kemajuan teknologi infornasi.

“Karenanya kami menilai moda baru ini sebagai salah satu alternatif yang sangat pantas dikembangkan di Kota Medan, dan saat ini lebih kurang 100 unit Bajaj Maxride yang telah beroperasi. Apalagi ternyata di Kota Makasar Sulawesi Selatan moda angkutan ini telah cukup lama beroperasi dengan memiliki izin resmi dari pemerintah setempat,” ujarnya.

Agar moda ini dapat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku, sebut Purba, pihaknya telah melayangkan permohonan kepada Dirlantas Poldasu dan pihak terkait lainnya untuk penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Bajaj Maxride ini. Namun sampai saat ini belum ada jawaban.

“Ya! Kami masih menunggu dan berharap segera dapat diterbitkan agar pengemudi Bajaj Maxride ini dapat lebih tenang memberikan layanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ditanya apa payung hukum terbitnya STNK untuk Bajaj Maxride ini, dia mengungkapkan sesungguhnya itu merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan sesuai amanah Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Umum serta beberapa aturan lainnya.

Dia juga menyampaikan dukungan sepenuhnya untuk mengikuti tahapan proses Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) serta Surat Rekomendasi Korlantas Polri guna penerbitan STNK Bajaj Maxride tersebut.

“Prosedur akan kami laksanakan sepanjang untuk mendapatkan kepastian pengemudi Bajaj Maxride untuk mematuhi aturan yang berlaku,” ungkapnya.

https://tegobe.com/

Kementerian Imipas: Transformasi Pelayanan Publik untuk Indonesia yang Lebih Baik

Kementerian Imipas: Transformasi Pelayanan Publik untuk Indonesia yang Lebih Baik

Jakarta – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Ir. H. Abdullah Rasyid, ME, berbagi cerita di balik pembentukan Kementerian Imipas, yang kini mulai dikenal sebagai simbol transformasi pelayanan publik. Kementerian baru ini lahir dari restrukturisasi Kementerian Hukum dan HAM, dengan fokus utama pada pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelantikan Pimpinan Tinggi Madya, Kamis (9/1/2025), Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan bahwa pelayanan publik adalah inti dari setiap langkah yang diambil kementerian ini. “Pelayanan harus menjadi prioritas utama, karena tugas kita adalah memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Abdullah mengutip Menteri Agus.

Transformasi Birokrasi Menuju Pelayanan Humanis

Abdullah Rasyid menjelaskan bahwa Kementerian Imipas mengubah paradigma birokrasi dari sekadar administrasi kaku menjadi layanan yang responsif dan inklusif. “Birokrasi kini tidak lagi hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi pelayan masyarakat. Keberhasilan diukur dari dampak nyata pada masyarakat, bukan sekadar jumlah dokumen yang diproses,” tuturnya.

Hal ini juga berlaku dalam bidang keimigrasian. Dari yang dulunya hanya berfungsi sebagai pengawasan perbatasan, kini keimigrasian menjadi pintu gerbang hubungan antarbangsa sekaligus cermin wajah Indonesia di mata dunia. “Pelayanan keimigrasian yang cepat, ramah, dan humanis berkontribusi besar terhadap citra bangsa,” jelasnya.

Fokus pada Pelayanan Inklusif dan Berbasis Teknologi

Abdullah menekankan bahwa transformasi pelayanan di Kementerian Imipas tidak hanya tentang adaptasi teknologi, tetapi juga perubahan cara pandang. “Inti perubahan ini adalah pelayanan yang berorientasi pada manusia (human-centered services). Seperti di bisnis perhotelan, konsumen dihargai waktunya, kenyamanannya, dan kemudahannya,” katanya.

Kementerian juga memastikan layanan menjangkau semua kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti difabel, lansia, dan keluarga dengan anak kecil. Transformasi ini, lanjut Abdullah, mencerminkan nilai profesionalisme dan kemanusiaan, yang menjadi simbol keadaban dan kemajuan bangsa Indonesia.

Misi Besar Kementerian Imipas

Kementerian Imipas hadir bukan hanya untuk menjalankan fungsi administrasi, tetapi untuk menciptakan layanan yang berdampak langsung pada masyarakat. Dengan semangat melayani, kementerian ini optimistis dapat menjadi motor penggerak perubahan di Indonesia.

“Keberhasilan bukan diukur dari seberapa banyak aturan yang ditegakkan atau anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa besar program ini membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkas Abdullah Rasyid.

Kementerian Imipas terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, menjadikan Indonesia lebih inklusif, ramah, dan berorientasi pada masa depan.

YLKI Dukung Regulasi Kemasan Rokok Baru

YLKI Dukung Regulasi Kemasan Rokok Baru

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, menyatakan bahwa rokok sebagai produk tidak normal idealnya memiliki kemasan yang tidak menarik. Hal ini disampaikan dalam diskusi bersama Tobacco Control Support Center Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (TCSC-IAKMI) di Jakarta,

“Dalam konteks perlindungan konsumen, kemasan rokok idealnya dibuat sesederhana mungkin. Bahkan, di beberapa negara, iklan dan promosi rokok sudah dilarang total,” ujar Tulus.

Tulus menegaskan, sebagai produk yang dikenai cukai, rokok memiliki dampak kontraproduktif jika terus dipromosikan secara masif. Dalam pemasaran, kemasan rokok sering kali menjadi alat promosi terselubung yang menarik perhatian konsumen, terutama generasi muda.

Pentingnya standarisasi kemasan rokok ini juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024, yang merupakan pelaksanaan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Kemasan rokok selama ini menjadi pemicu utama merokok dan media promosi. Dengan PP 28/2024, diharapkan kemasan yang distandarkan dapat memperkuat perlindungan konsumen,” tambahnya.
Menurut Tulus, standarisasi kemasan rokok bertujuan melindungi semua lapisan konsumen, baik perokok aktif maupun calon perokok, terutama remaja. YLKI mengapresiasi langkah pemerintah dalam menetapkan regulasi ini sebagai bagian dari upaya menekan angka perokok di Indonesia.

Selain itu, regulasi baru ini juga meningkatkan porsi peringatan kesehatan bergambar pada kemasan rokok, dari 40 persen menjadi 50 persen. Namun, Tulus menyoroti bahwa implementasi peringatan tersebut masih menghadapi kendala, seperti tertutupnya gambar oleh pita cukai.“Kami pernah melakukan survei, dan hasilnya menunjukkan mayoritas peringatan kesehatan bergambar tertutup oleh pita cukai. Dengan regulasi baru, diharapkan ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Tulus berharap Kementerian Kesehatan segera menyusun Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) terkait standarisasi kemasan rokok. Ia menekankan pentingnya percepatan regulasi ini untuk mengoptimalkan perlindungan konsumen.

“Dengan adanya PP 28/2024, kami mendorong Kementerian Kesehatan untuk segera merampungkan Permenkes sebagai payung hukum yang lebih detail, mengingat rencana awalnya sempat tertunda,” pungkasnya.

Langkah pemerintah melalui PP 28/2024 diharapkan mampu menekan angka perokok di Indonesia. Dengan kemasan yang tidak menarik dan peringatan kesehatan yang lebih jelas, konsumen diharapkan lebih sadar akan bahaya merokok.

Presiden Korsel Buka Peluang Kerja Sama dengan China, Namun Ada Syaratnya

Presiden Korsel Buka Peluang Kerja Sama dengan China, Namun Ada Syaratnya

Seoul – Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada Rabu (8/10) menyatakan bahwa Korsel bertujuan untuk membina kerja sama yang “berbasis aturan” dengan China dan menyelesaikan kesalahpahaman melalui dialog yang “cepat dan jujur.”

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi erat dengan Beijing mengingat meningkatnya persaingan antara sekutu utama Korsel, Amerika Serikat (AS), dan China.

“Amerika Serikat adalah satu-satunya sekutu kami yang secara signifikan membantu mempertahankan kebebasan kami,” kata Yoon dalam ceramah di Singapura yang diselenggarakan oleh Institut Studi Asia Tenggara. “Fondasi diplomasi dan kebijakan luar negeri Korea Selatan terletak pada aliansi Korea Selatan-Amerika Serikat.”

Meskipun China pernah berperang di pihak Korea Utara selama Perang Korea 1950-1953, Yoon menyatakan kesiapan Korea Selatan untuk maju, dengan menekankan perlunya mengembangkan hubungan dengan China dan mencari kepentingan bersama berdasarkan “tatanan internasional berbasis aturan.”

“Alih-alih terjebak di masa lalu, kita harus fokus pada masa depan. Tidak diragukan lagi bahwa China adalah negara yang sangat penting bagi Korea Selatan di semua bidang, termasuk keamanan, ekonomi, dan investasi,” ujar Yoon.

“Kami berupaya membentuk hubungan kami dengan China melalui keterlibatan konstruktif yang mendorong tatanan global yang rasional dan berbasis aturan,” tambahnya.

Yoon berjanji untuk memperluas keterlibatan dengan Beijing setelah saluran dialog bilateral kembali dibuka menyusul KTT trilateral antara Korsel, China, dan Jepang di Seoul pada Mei, yang diadakan untuk pertama kalinya dalam kurun 4,5 tahun.

“Dalam hubungan kami dengan China, saluran komunikasi di berbagai tingkat sedang dipulihkan, dan saya bermaksud untuk sepenuhnya memulihkan serta memperluas saluran-saluran ini agar masalah dapat diselesaikan secara konstruktif,” kata Yoon.

Terkait persaingan antara AS dan China, Yoon menyatakan bahwa ketika kepentingan nasional Korsel terancam, Seoul akan menyampaikan posisinya dengan jujur kepada kedua belah pihak agar masalah dapat diselesaikan secara masuk akal.

Yoon berada di Singapura sebelum perjalanannya ke Laos untuk berpartisipasi dalam KTT yang diselenggarakan oleh Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), dengan fokus pada penanganan tantangan yang ditimbulkan oleh Korea Utara.

Seoul telah mendesak Beijing untuk memainkan peran “konstruktif” dalam menangani ancaman nuklir Korea Utara, terutama di tengah meningkatnya provokasi dari Pyongyang menjelang pemilihan presiden AS.

Pada Kamis (10/10), Yoon akan bergabung dalam KTT ASEAN Plus Three, yang akan dihadiri oleh Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba, Perdana Menteri China Li Qiang, serta para pemimpin ASEAN.

Yoon belum mengadakan pertemuan puncak dengan Presiden China Xi Jinping sejak menjabat pada Mei 2022.

https://beatsbysarz.com/

China Deteksi Klaster Mpox Jenis Baru

China Deteksi Klaster Mpox Jenis Baru

Hongkong – Otoritas Kesehatan China mendeteksi kluster penyakit cacar monyet (Mpox) jenis baru yang bermutasi, clade Ib, ketika infeksi virus menyebar ke lebih banyak negara setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan keadaan darurat kesehatan masyarakat global tahun lalu.

Melansir Reuters, Kamis (9/1/2025), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China mengatakan bahwa mereka telah menemukan wabah klaster subclade Ib yang dimulai dengan infeksi pada orang asing yang memiliki riwayat perjalanan dan tinggal di Republik Demokratik Kongo.

Empat kasus lebih lanjut telah ditemukan pada orang-orang yang terinfeksi setelah kontak dekat dengan orang asing tersebut. Gejala yang dialami pasien ringan dan termasuk ruam dan lepuhan kulit.

Mpox menyebar melalui kontak dekat dan menyebabkan gejala seperti flu dan lesi berisi nanah pada tubuh. Meskipun biasanya ringan, penyakit ini dapat berakibat fatal dalam kasus yang jarang terjadi.

WHO pada Agustus lalu menyatakan cacar air sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global untuk kedua kalinya dalam dua tahun terakhir, menyusul wabah di Republik Demokratik Kongo (RDK) yang menyebar ke negara-negara tetangganya.

Wabah di RDK dimulai dengan penyebaran strain endemik, yang dikenal sebagai clade I. Namun varian clade Ib tampaknya lebih mudah menyebar melalui kontak dekat secara rutin, termasuk kontak seksual.

Varian ini telah menyebar dari DRC ke negara-negara tetangga, termasuk Burundi, Kenya, Rwanda dan Uganda, yang memicu pernyataan darurat dari WHO.

China mengatakan pada Agustus tahun lalu bahwa mereka akan memantau orang dan barang yang masuk ke negara tersebut untuk mencari cacar monyet.

Komisi Kesehatan Nasional negara itu mengatakan cacar air akan dikelola sebagai penyakit menular Kategori B, yang memungkinkan para pejabat untuk mengambil tindakan darurat seperti membatasi pertemuan, meliburkan pekerjaan dan sekolah, dan menutup area ketika ada wabah penyakit.

https://idsurvival.com/