Bukan Emas, Harga Logam Ini Melonjak ke Level Tertinggi Satu Dekade

Harga Logam, Harga perak mengalami kenaikan hingga ke level –  tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir. Mengutip Wall Street Journal, harga perak telah melonjak naik 27% ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Seperti halnya emas, para investor ikut memburu logam mulia ini. Namun kenaikan harga perak juga didorong oleh permintaan industri yang kuat, terutama dari para pembuat panel surya.

Harga Logam

Bukan Emas, Harga Logam Ini Melonjak ke Level Tertinggi Satu Dekade Harga perak mengalami kenaikan hingga ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir. Mengutip Wall Street Journal, harga perak telah melonjak naik 27% ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Seperti halnya emas, para investor ikut memburu logam mulia ini. Namun kenaikan harga perak juga didorong oleh permintaan industri yang kuat, terutama dari para pembuat panel surya.

Bukan Emas, Harga Logam Ini Melonjak ke Level Tertinggi Satu Dekade

 

Mengapa Fokus pada Perak?

Emas sering menjadi sorotan saat pasar diguncang. Namun, belakangan ini perak mencuri perhatian karena harga logam ini menembus level tertingginya sejak 2012–2013. Menurut data terbaru, harga perak menembus US$ 35–36/oz, level yang belum pernah terlihat sejak 13 tahun lalu


Tren dan Fakta Utama Harga Logam

 Lonjakan Tahun 2025

  • Spot perak melewati US$ 35,82 per ons pada 5 Juni 2025—tertinggi sejak Februari 2012.

  • Gain tahunan sudah mencapai +24–27%, jauh melampaui banyak logam lainnya .

Faktor Pemicu

a. Permintaan Industri

  • Bukan aset hanya untuk investasi—sekitar 80 % permintaan dari sektor industri seperti energi surya, elektronik, dan peralatan medis.

  • Perak punya konduktivitas listrik superior, menjadikannya bahan penting di panel surya atau rangkaian elektronik.

b. Kekurangan Pasokan Global

  • Ini adalah defisit pasar kelima berturut-turut, dengan produksi gagal mengejar permintaan .

c. Reli Emas Bervariasi → Shift ke Perak

  • Saat mahal, beberapa investor beralih dari emas ke perak, mencari nilai tambah lebih murah tapi tetap sebagai safe haven.

d. Geopolitik & Kebijakan Moneter

  • Kondisi global yang tak menentu, penurunan suku bunga di beberapa negara, serta pelemahan Dolar AS turut mendukung peningkatan harga perak


Dampak Lonjakan Harga

A. Keuntungan bagi Investor & Spekulan

  • Banyak investor retail dan institusi mulai menimbang perak sebagai aset diversifikasi dan hedge.

  • Di AS, orang ramai mengosongkan kotak perhiasan atau koleksi koin perak ke dealer .

B. Tantangan untuk Industri

  • Bagi sektor manufaktur, harga bahan baku meningkat, bisa menekan margin.

  • Namun, jika trend ini jangka panjang, bisa memicu inovasi pengurangan atau daur ulang.

C. Peluang Profesi & Supply Chain

  • Penghasil perak, penambang, dan produsen elektronik mendapat peluang untuk meningkat produksi.

  • Sebaliknya, produsen panel surya atau komponen elektronik harus memperhitungkan biaya input lebih tinggi.


Perbandingan dengan Logam Lain

Logam Kinerja 2025 Catatan Penting
Perak +24–27%, tertinggi sejak 2012–2013 Dominasi industrial demand & defisit pasar.
Emas +29%, harga mencapai ~US$ 3.385/oz Safe haven utama, sedikit melambat
Platinum +30–44%, tertinggi sejak 2014 Alih dari emas, defisit tinggi
Copper Rekor US$5–10k/t, tekanan pada smelter Kebutuhan industri besar
Nikel/timah Tekanan: pasokan vs spekulasi Nikel mendekati US$21k/t, timah bullish

Contoh Konkret

India (Spot Market)

  • 17 Juni 2025: perak futures di India mencapai ₹1.07 lakh/kg, naik sekitar ₹20.200 tahun ini .

China dan Utama Pasokan

  • Stimulus di China juga mempengaruhi harga, seperti pada 2024 ketika perak melewati US$ 32,7/oz—tertinggi sejak 2012 .


Apakah Lonjakan Ini Bertahan Lama?

Proyeksi Analis

  • JP Morgan memprediksi harga bisa menyentuh US$ 39/oz akhir 2025
  • Sementara itu, beberapa lebih konservatif, memperkirakan kisaran US$28–32/oz .

Risiko yang Perlu Diperhatikan

  • Resesi global bisa menurunkan permintaan industri.
  • Suku bunga naik → investor bisa wieder ke aset berbasis yield, menjatuhkan perak.
  • Produksi naik: Jika penambang meningkatkan pasokan, defisit bisa tertutupi.

Strategi bagi Pembaca & Investor

  • Diversifikasi: Sertakan perak pada portofolio selain emas atau saham industri.
  • Pantau perkembangan industri: Fokus pada sektor energi terbarukan & elektronik.
  • Perhatikan indikator makro: Kebijakan moneter, kekuatan Dolar, dan kondisi China penting.
  • Pertimbangkan time horizon: Jangka panjang bisa lanjut bullish, tetapi volatilitas tinggi di jangka pendek.

Kesimpulan

Lonjakan harga perak ke level tertinggi dalam satu dekade bukan kebetulan. Kombinasi permintaan industri, defisit pasokan, serta tren safe haven telah mendorong harga naik lebih dari 20 % dalam beberapa bulan terakhir. Untuk investor, ini saat tepat menimbang perak sebagai bagian dari strategi diversifikasi. Bagi sektor industri, penting mempersiapkan strategi antisipasi kenaikan biaya. Di tengah ketidakpastian global dan perubahan lanskap ekonomi, perak kembali tampil sebagai logam yang “naik daun”—atau lebih tepatnya, melonjak tajam!

http://takingnotespodcast.com

 

 

 

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*